Senin, 16 November 2009

Sikas

Image and video hosting by TinyPic Image and video hosting by TinyPic
Cycad/Sikas

Habitat sikas tersebar di berbagai benua di dunia. Asia termasuk di dalamnya. Sebagai bagian dari Asia, Indonesia merupakan salah satu habitat sikas. Sumatera adalah habitat terbesarnya. Jenis revoluta paling banyak ditemui. Sekilas melihat perawakan sikas revoluta boleh dikata mirip dengan pohon kurma. Batangnya bersisik, mirip nanas. Daunnya runcing, seperti jarum, berwarna hijau tua, daun mudanya berwarna hijau cerah.

Sikas tergolong tanaman yang pertumbuhannya terbilang lambat. Dalam satu tahun, ia hanya bertambah tinggi kira-kira 10 cm. Begitu pula dengan kemunculan daunnya. Tidak lebih dari satu helai daun, setiap tahun. Pertumbuhan yang lambat ini menjadi salah satu faktor yang membuatnya mahal. Hama yang biasa menyerang tanaman ini adalah kutu yang menempel pada daun dan batangnya.

Menurut sejarah, Cycads/Sikas adalah tanaman jurasik yang berumur kurang lebih 240 juta tahun dan diperkirakan merupakan makanan dinosaurus yang herbifora. Sikas bahkan dipercaya sudah tumbuh sebelum tanaman bunga dan fern. Wuahh !.....


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan Komentar